Skip to content

Apa cita-citamu?

15 Desember 2012

Bismillahirrahmanirrahim..

Tadi liat acara di trans, anak-anak kecil disyut ditanya tentang cita-cita. Anak-anak itu, mungkin ada yang nantinya berhasil, dan ada yang tidak. Maksudnya, seiring berjalannya waktu, akan ada banyak masukan dan penggalian kesukaan yang akan merubah cita-cita awal mereka?

Kalo aku dulu waktu SD pengen jadi apa? Aku pernah menulis esai tentang ingin jadi apa aku. Aku bercerita kalau aku ingin jadi Insinyur Pertanian, aku dapat nilai 70 saat itu. Kenapa bukan dokter? Seperti keinginan hampir setiap anak kecil? Atau astronot? Atau polisi? Kenapa Insinyur pertanian? Bahkan di kala itu, profesi ini pun nggak ngetop.

Tidak ada yang aku temukan untuk mengetahui alasannya. Setahuku, kadang aku ingin tampil beda dan tidak sama dengan kawan-kawan. Seperti mengapa aku memilih SMA 2, bukan SMA 1. Dan yang lainnya. Mungkin ini karena aku yang suka blungsukan ke sawah, cari ikan, keong, dan kecebong. Atau melihat sawah yang makin lama bertransisi menjadi lahan ladang dan akhirnya jadi gedung. Entahlah… yang jelas, sampai aku harus masuk universitas aku belum tahu betul cita-cita apa yang aku inginkan.

Katanya penjurusan di SMA akan dihilangkan? Semoga itu langkah bagus untuk menelusuri minat. Jaman sekarang, minat kadang tidak sebanding dengan jurusan kuliah. Bayangkan kalau kuliah sebanding dengan minat, pasti akan menyenangkan dan menghasilkan karya yang baik.

Aku lupa waktu SMA atau SMP, aku ditanya, ingin jadi apa oleh orangtuaku. Kataku, aku ingin jadi penulis. Katanya, penulis itu bukan profesi, hanya kesenangan. Cari cita-cita yang lain. Aku sempat ingin jadi psikolog, arsitek, dll. Masa yah, saking aku nggak ngerti pengen masuk ke mana, aku tulis Teknik Elektro sebagai jurusan alternatif, ini gila karena sebetulnya jurusan itu hanya untuk mengisi alternatif, karena tujuanku cuma pilihan pertama.

Tapi aku nggak (sepenuhnya) menyesal. Dengan bidang yang sekarang aku (lebih) dalami, kesukaanku pada menulis lumayan tersokong. Aku nggak pernah melepas keinginan menjadi penulis,🙂 Tiap tahun harus ada target tentang itu. Mungkin, cita-citaku memang penulis, meski aku punya pekerjaan selain itu.

9 Komentar leave one →
  1. Mila Wulandari permalink
    17 Desember 2012 9:55 PM

    heheh sama ya dr kecil sampai sekarang cita2 kita itu berubah2 tp semakin kesini semakin ngerti bahwa itu semua adalah proses kita untuk menemukan jati diri🙂

  2. 10 Januari 2013 2:25 PM

    Kalo dulu saat masih kecil saya bercita2 ingn jadi guru tk yg sabar dan sngat ngemong. kalo skrg ingn jadi tour guide atau punya usha tour & travel, karna saya suka jln2😀

  3. NamiraMurti1212 permalink
    14 Januari 2013 6:30 PM

    Aduh, ini mah story of my life banget kalo labil dan belum bisa nentuin cita-cita >, http://thebaldostrich.wordpress.com/2013/01/14/cita-cita/

  4. 7 Juli 2013 12:31 PM

    dulu waktu kecil aku pengen jadi Pramugari…
    supaya bisa terbagn2dan keliling duniaaa gtiuu….

Trackbacks

  1. Cita-cita – जय गुरुदेव

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: